"AI akan memberikan hasil terbaik ketika Anda memberikan arahan yang jelas."
AI bekerja berdasarkan instruksi yang Anda berikan. Instruksi tersebut disebut Prompt. Semakin lengkap dan jelas prompt yang Anda tulis, semakin relevan pula hasil yang akan diberikan oleh AI. Karena itu, kemampuan membuat prompt merupakan salah satu keterampilan penting di era AI.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu membuat prompt dari nol setiap kali menggunakan AI.Pada bab ini, Anda akan mempelajari beberapa template prompt yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Agar AI memberikan jawaban yang lebih tepat, sertakan beberapa informasi berikut:
Peran AI (misalnya sebagai konsultan personal branding atau content creator).
Tujuan yang ingin dicapai.
Target audiens.
Konteks atau bidang usaha.
Gaya bahasa yang diinginkan.
Format hasil yang diharapkan.
Semakin lengkap informasinya, semakin baik pula hasil yang diperoleh.
Tujuan: Membantu menemukan positioning yang sesuai.Contoh Prompt:
"Anda adalah seorang konsultan personal branding. Bantu saya menentukan positioning berdasarkan profesi saya sebagai [profesi], target audiens saya adalah [target], serta tujuan saya ingin dikenal sebagai [tujuan]. Berikan tiga alternatif positioning yang singkat, jelas, dan mudah diingat."
Tujuan: Menyusun bio yang singkat dan menarik.Contoh Prompt:
"Buatkan lima alternatif bio media sosial untuk seorang [profesi] yang membantu [target audiens]. Gunakan gaya bahasa profesional, ramah, dan mudah dipahami. Maksimal 150 karakter."
Tujuan: Menghasilkan ide konten secara konsisten.Contoh Prompt:
"Berikan masing-masing lima ide konten berdasarkan Formula 5E (Educate, Experience, Engage, Evidence, Encourage) untuk seorang [profesi] dengan target audiens [target]. Sajikan dalam bentuk tabel."
Tujuan: Mengembangkan ide menjadi caption yang menarik.Contoh Prompt:
"Buat caption media sosial berdasarkan ide berikut: [tulis ide]. Gunakan gaya bahasa yang hangat, mudah dipahami, dan akhiri dengan Call to Action yang mengajak audiens berinteraksi."
Tujuan: Memperbaiki kualitas konten sebelum dipublikasikan.Contoh Prompt:
"Berperanlah sebagai mentor personal branding. Tinjau konten berikut, kemudian berikan masukan mengenai kekuatan, kelemahan, serta saran perbaikannya agar lebih menarik dan membangun kepercayaan."
Sesuaikan dengan Karakter Anda
Template prompt di atas hanyalah titik awal.Silakan menyesuaikan:
Nama profesi.
Target audiens.
Tujuan komunikasi.
Platform media sosial.
Gaya bahasa.
Panjang tulisan.
Semakin sering Anda berlatih, semakin mudah memperoleh hasil yang sesuai dengan kebutuhan.
Prompt adalah cara kita berkomunikasi dengan AI.Dengan prompt yang tepat, AI dapat membantu menemukan positioning, membuat bio, menghasilkan ide konten, menyusun caption, hingga mengevaluasi hasil tulisan.
Jangan ragu untuk memodifikasi setiap prompt agar sesuai dengan karakter dan tujuan personal branding Anda.
AI tidak membaca pikiran Anda, tetapi AI mampu memahami instruksi yang jelas.Semakin baik prompt yang Anda tulis, semakin berkualitas pula hasil yang akan Anda terima.
Pada bab selanjutnya, Anda akan mempelajari cara menyusun rencana aksi (Action Plan) selama 30 hari agar personal branding tidak berhenti pada teori, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan yang konsisten.