"Promosi yang tepat pada waktu yang tepat sering kali lebih efektif daripada promosi yang bagus pada waktu yang salah."
Banyak pelaku usaha berpikir bahwa promosi yang baik hanya ditentukan oleh desain yang menarik atau copywriting yang bagus.Padahal, ada satu faktor penting yang sering terlupakan, yaitu momentum.Momentum adalah peristiwa, musim, atau kondisi tertentu yang membuat suatu promosi menjadi lebih relevan bagi target pelanggan.Produk yang sama dapat menghasilkan respons yang berbeda ketika dipromosikan pada momentum yang berbeda.Karena itu, sebelum meminta AI membuat konten, Anda perlu menentukan momentum campaign yang akan dijalankan.
Momentum Marketing adalah strategi menyesuaikan tema promosi dengan momen yang sedang dialami atau dirasakan oleh target pelanggan.Dengan memanfaatkan momentum, promosi terasa lebih relevan dan lebih mudah menarik perhatian.Momentum tidak selalu berarti diskon.Momentum bisa berupa:
Bayangkan Anda menjual paket umroh.Kalimat berikut tentu terasa biasa.
"Ayo berangkat umroh tahun ini."
"Rasakan kekhusyukan beribadah di Tanah Suci pada bulan Ramadan."
"Jadikan liburan sekolah sebagai momen ibadah bersama keluarga melalui perjalanan umroh."
Produknya sama.Namun, momentum yang digunakan berbeda.Dan itulah yang membuat pesan promosi terasa lebih kuat.
Gunakan Framework Momentum JAGO (5M) sebelum menyusun campaign.
Tentukan momen apa yang sedang atau akan terjadi.Contoh:
Ramadan.
Idulfitri.
Iduladha.
Maulid Nabi.
Tahun Baru Hijriah.
Liburan sekolah.
Tahun Baru Masehi.
Hari Kemerdekaan.
Hari Guru.
Hari UMKM Nasional.
Semakin dekat dengan kehidupan target pelanggan, semakin kuat dampaknya.
Setiap momentum memiliki suasana hati dan kebutuhan yang berbeda.Misalnya:RamadanTarget lebih banyak memikirkan ibadah, sedekah, dan keluarga.Awal TahunTarget lebih terbuka terhadap resolusi, belajar hal baru, dan membuat rencana.Liburan SekolahTarget memikirkan kegiatan bersama keluarga.Pahami apa yang sedang dipikirkan calon pelanggan pada momen tersebut.
Hubungkan manfaat produk dengan momentum.Contoh:Produk: Pelatihan AIMomentum: Awal TahunManfaat:
"Mulai tahun ini dengan keterampilan baru yang membantu promosi bisnis lebih efektif."
Produk: UmrohMomentum: Maulid NabiManfaat:
"Jadikan momen mencintai Rasulullah ﷺ sebagai langkah untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah umroh."
Produk tidak berubah.Yang berubah adalah cara menghubungkan manfaatnya dengan momentum.
Setelah momentum dipilih, tentukan materi campaign.Misalnya:
Caption.
Carousel.
Reels.
Artikel.
Broadcast WhatsApp.
Landing Page.
Email.
Semua materi tersebut sebaiknya memiliki tema yang sama agar campaign terasa konsisten.
Tidak semua media cocok untuk semua jenis konten.Contoh:
Instagram → Carousel dan Reels.
Facebook → Edukasi dan komunitas.
WhatsApp → Broadcast dan follow up.
Email → Penawaran yang lebih lengkap.
Landing Page → Informasi detail dan konversi.
Pilih media yang paling sesuai dengan target pelanggan Anda.
Ramadan.
Syawal.
Maulid Nabi.
Tahun Baru Hijriah.
Liburan sekolah.
Akhir tahun.
Harbolnas.
Ramadan.
Tahun Baru.
Hari Gajian.
Musim liburan.
Setelah menentukan momentum, AI dapat membantu menyusun campaign secara lebih terarah.Contoh prompt:
"Saya menjual paket umroh. Buatkan ide campaign selama 14 hari menjelang Maulid Nabi. Sertakan ide carousel, Reels, broadcast WhatsApp, dan caption Instagram dengan tema meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ."
"Saya menjual pelatihan AI untuk UMKM. Buatkan kalender konten selama satu bulan menjelang akhir tahun dengan tema persiapan bisnis menghadapi tahun baru."
AI akan menghasilkan ide yang jauh lebih relevan karena telah diberikan konteks momentum.
Pilih satu produk Anda.Kemudian isi latihan berikut.
.....................................
.....................................
.....................................
.....................................
.....................................
.....................................
Setelah selesai, gunakan AI untuk membuat campaign berdasarkan informasi tersebut.
Setelah mempelajari bab ini, Anda memahami bahwa:
Momentum membuat promosi lebih relevan dengan kondisi target pelanggan.
Framework Momentum JAGO (5M) membantu menentukan tema campaign secara sistematis.
Setiap produk memiliki momentum yang berbeda.
Satu momentum dapat menghasilkan banyak jenis konten di berbagai media.
AI akan menghasilkan campaign yang lebih tepat jika mengetahui momentum yang sedang digunakan.
Pada bab berikutnya, Anda akan mempelajari berbagai Template Prompt AI Siap Pakai yang dapat langsung digunakan untuk membuat caption, carousel, Reels, broadcast WhatsApp, landing page, Meta Ads, email, dan berbagai materi promosi lainnya.